4 TPS di Penukal Abab Lematang Ilir Adakan Pemungutan Suara Ulang

  • Selasa, 11 Mei 2021 - 20:38:14 WIB
  • admin kip
4 TPS di Penukal Abab Lematang Ilir Adakan Pemungutan Suara Ulang

PALI , Bertepatan hari Kartini Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilakukan hari ini . Rabu(21/4/21). Pemilihan Suara Ulang (PSU) kali ini membuka peluang bagi calon Bupati dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Devi Harianto dan Darmadi Suhaimi (DHDS), setelah Mahkamah Konstitusi atau MK membatalkan kemenangan petahana Heri Amalindo dan Soemarjono (Hero). Baik DHDS maupun Hero kini harus memperebutkan 1.500 suara saat PSU di empat TPS. Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, untuk menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di empat tempat pemungutan suara (TPS) yakni TPS 06 Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara, TPS 08 Desa Babat Kecamatan Penukal dan TPS 09 juga TPS 10 Desa Air Itam Kecamatan Penukal. Hal itu merupakan putusan MK terkait sengketa Pilkada PALI. Salah satu tempat TPS yang dipantau sedari pagi pukul 07.30 WIB adalah TPS 08 di Babat Kecamatan Penukal. Disana, warga desa Babat Kecamatan Penukal sangat antusias mendatangi lokasi TPS dan juga terlihat antrian panjang untuk dapat memilih terlebih dahulu. "Iya pak, sejak pagi saya datang ke TPS. Berharap kalau pagi-pagi sudah nyoblos kami bisa melanjutkan aktivitas ke kebun untuk menyadap." ungkap Hendri salah satu warga Babat. Sementara itu, Rahmad Bagja anggota Bawaslu RI yang turun langsung memantau jalannya PSU didampingi ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto dan Bawaslu Kabupaten PALI menyayangkan adanya penumpukan di TPS. "Padahal pada surat undangan ada jadwal atau jam untuk memilih, tapi masih tetap terjadi penumpukan. Kami akan koordinasi dengan PPK agar antrean bisa diurai supaya tidak terjadi kerumunan dalam mencegah penyebaran covid-19," ungkapnya. Rahmad Bagja mengaku pada pelaksanaan PSU dari tahapan sampai pelaksanaannya, belum ada laporan terkait pelanggaran. "Hingga saat ini belum ada laporan pelanggaran, dari pantauan kami hanya terjadi antrean di TPS 08, tapi kalau di dalam TPS tidak terjadi, masih aman dan seluruh pemilih dan panitia melaksanakan protokol kesehatan," terangnya. Sumber:SINI News

  • Selasa, 11 Mei 2021 - 20:38:14 WIB
  • admin kip

Berita Terkait Lainnya