Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan

  • Senin, 17 Mei 2021 - 13:16:02 WIB
  • admin kip
Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir adakan rapat pembahasan tentang himbauan pembayaran zakat dan penghimpunan zakat penghasilan infak, sedekah bagi ASN/Pegawai dilingkungan Kemenag Kab. PALI, yang dipimpin oleh Dr.Drs. Muslim, M.M selaku Kasubbag TU dan dihadiri oleh Para Kepala Seksi, Para Staf Kankemenag Kab. PALI, Kepala KUA Kecamatan Se-Kab. PALI serta Kepala Madrasah Negeri/Swasta Se-Kab. PALI, Rabu (07/4) diKantor Kementerian Agama Kab. PALI pukul 13.00 WIB s.d Selesai.

Muslim mengatakan kepada seluruh Kepala Kua dan Kepala Madrasah untuk Pengumpulan Zakat Fitrah dan/atau ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) bagi yang sudah mampu dan masuk kategori dihimbau sudah mulai membayarkan sejak awal Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri. Zakat, infak, dan sedekah merupakan amalan yang tak asing bagi umat Muslim. Ketiga amalan ini merujuk pada menyisihkan sebagian materi untuk orang lain yang membutuhkan. Zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi amalan mulia dunia akhirat. Meski sama-sama memberi, ada perbedaan antara zakat, infak, dan sedekah.

Sementara zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dibayarkan umat Islam pada bulan Ramadan. Jumlah zakat yang dibayarkan pun sudah ditentukan menurut syariat Islam. Misalnya zakat fitrah berupa 2,5 kg beras dan zakat mal yang dihitung sesuai jumlah harta yang dimiliki. Tak seperti zakat yang ditentukan jumlahnya, jumlah harta yang dikeluarkan untuk infak tidak terbatas.

Orang yang berinfak akan dijanjikan pahala dan kemuliaan oleh Allah SWT. Ini tertuang dalam firman-Nya yang berbunyi: “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari harta yang Dia telah menjadikan sebagian penguasanya (amanah). Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang besar”. (QS. Al-Hadid: 7).

Muslim juga mengingatkan para panitia Pengumpul Zakat Fitrah dan/atau ZIS  untuk meminimalkan kontak fisik langsung, seperti berjabat tangan ketika melakukan penyerahan zakat dimasa pandemi Covid-19.

Organisasi Pengelola Zakat berkomunikasi melalui unit pengumpul zakat (UPZ) dan panitia Pengumpul Zakat Fitrah yang berada di lingkungan masjid, musholah, dan tempat pengumpulan zakat lainnya yang berada di lingkungan masyarakat untuk menyediakan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di lingkungan sekitar.

  • Senin, 17 Mei 2021 - 13:16:02 WIB
  • admin kip

Berita Terkait Lainnya